
Monako - F60 baru saja mengantar Felipe Massa meraih hasil terbaiknya musim ini, duduk di posisi empat GP Monako. Tapi sukses itu disebut Massa belum menjamin kalau Ferrari benar-benar sudah kembali ke persaingan papan atas.
Sukses Ferrari di GP Monako bukan hanya sekedar mengantar Massa duduk di posisi empat. Untuk kali pertama sepanjang musim ini, Tim Kuda Jingkrak bisa naik podium melalui Kimi Raikkonen.
Hasil tersebut tak urung membuat kepercayaan diri tim asal Italia itu membumbung tinggi. Tim prinsipal Stefano Domenicali bahkan menyebut kalau hasil balapan di seri keenam ini merupakan pertanda kalau Ferrari akan mulai mampu bersaing dengan tim papan atas klasemen lain setelah tertatih di awal musim.
Namun begitu, Massa justru tak mau terlalu terbuai dengan apa yang baru didapat timnya. Meski jauh mengungguli Red Bull, sebagai satu-satunya tim yang pernah memenangi seri di musim ini selain Brwan GP, Massa belum mau terlalu optimis memandang peluangnya di beberapa seri ke depan.
"Saya pikir mungkin kami butuh beberapa balapan lagi untuk memastikan kalau kami adalah tim terkuat kedua. Untuk saat ini saya pikir terlalu dini untuk mengatakan hal tersebut -- kadang Red Bull sangat kuat dan kadang mereka kurang dari itu," ungkap Massa pada wartawan seperti diberitakan Autosport.
"Jadi saya pikir kami butuh untuk menunggu di Turki atau seri lainnya untuk mengetahui di mana posisi kami sesungguhnya. Kami harus mencetak lebih banyak poin, kami harus finis di depan Red Bull pada balapan berikutnya dan semoga di depan Brawn GP juga, untuk menunjukkan kalau kami adalah tim kedua dan mampu memberi perlawanan di setiap race untuk bisa berada di podium atau bahkan memenanginya," sambung dia.
Terkait hal tersebut, Massa bahkan mengakui kalau F60 miliknya masih memiliki kekurangan dalam hal downforce. Dan hal itulah yang menjadi PR besar Ferrari jika ingin bersaing di puncak klasemen.
"Well, saya pikir kami masih kurang memiliki downforce. Jadi kami masih sedikit kehilangan daya cengkram mobil. Buat saya, mereka (Brawn) saat ini punya daya cengkram yang lebih baik dibanding kami sehingga mereka bisa bekerja lebih baik dalam pemilihan ban, yang membuat mereka bisa bekerja lebih baik di sesi kualifikasi dan mempersiapkan mobil dalam kondisi yang sesuai."
"Kadang kami mampu menunjukkan laju yang meyakinkan saat balapan, tapi kami masih sedikit kehilangan downforce dan daya cengkram," pungkas Massa.
TRANSLATE LANGUAGE
Blog Archive
-
▼
2009
(13)
- ▼ 05/24 - 05/31 (7)
- ► 05/17 - 05/24 (1)
- ► 05/10 - 05/17 (3)
- ► 03/15 - 03/22 (1)
- ► 03/01 - 03/08 (1)
Senin, 25 Mei 2009
Massa Belum Yakin dengan Ferrari
Label: F1Jumat, 15 Mei 2009
Hamilton 'Serahkan' Titel pada Button
Label: F1
London - Lewis Hamilton tampaknya menyadari kecilnya peluang dia untuk mempertahankan gelar juara dunia. Pembalap McLaren ini pun menjagokan Jenson Button sebagai orang yang akan mengambil titelnya musim ini.
Hamilton memiliki status sebagai juara bertahan. Namun performa pembalap Inggris ini masih kalah jauh dari Button yang telah memenangi empat dari lima seri yang telah dilewati di awal musim ini.
Button unggul jauh dari rival-rivalnya di puncak klasemen pembalap. Ia meninggalkan pesaing terdekat yang juga rekannya di tim Brawn GP, Rubens Barrichello, dengan jarak 14 poin.
Meskipun Hamilton sebelumnya menyatakan belum mau menyerah, namun dia tak menutup mata situasi yang ada. Pembalap McLaren ini harus mengakui bahwa Button berpeluang besar menjadi juara dunia.
"Saya pikir Jenson mendapat kesempatan luar biasa, pencapaian besar dan saya doakan dia mendapatkan yang terbaik. Jika saya berharap orang lain menang, itu adalah dia," ungkap Hamilton seperti dilansir Auto Sport.
Hamilton pun menyadari bahwa Button tetap sulit dikalahkan, termasuk di Monaco pekan mendatang. "Mereka (Brawn) akan memiliki mobil baik di sana (Monaco). Jadi untuk mengalahkan mereka sangat sulit."
Pembalap McLaren ini sebelumnya memang telah menyatakan bahwa dia akan mempertahankan gelar juaranya. Namun Hamilton mencoba realistis pada peluangnya dan juga situasi yang berbeda sangat cepat.
"Saya ingin menjadi juara juara dunia, kami masih memiliki jarak yang jauh dalam poin. Saya tak pernah tertinggal poin sejauh ini sebelumnya," tukas Hamilton, yang terpaut 32 angka dari Button.
Expresikan Emosimu
All HosTing
Labels
- AREMA (3)
- EPL (3)
- F1 (2)
- LA LIGA (1)
- Madrid Masters (1)
- SERIE A (1)
- Tenis Prancis Terbuka (1)
- UCL (1)


